Unanda dan KKL Raya Bangga

PALOPO— Terpilihnya putra Tanah Luwu, Dr Aswar Hasan sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat, membuat civitas akademik Universitas Andi Djemma (Unanda), dan Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (PB KKL Raya), bangga.

Pasalnya, Aswar merupakan salah satu putra Tana Luwu yang berhasil menjadi anggota lembaga negara non struktural yang independen. Untuk diketahui, lembaga negara independen non struktural seperti Komisi Pemilihan Umum, Komisi Yusidisial, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Penyiaran Indonesia, Ombudsman, dan lainnya.

Kebanggaan Unanda tersebut diungkapkan Rektor Unanda Palopo, Dr Marsus Suti M.Kes di Enzym Cafe, Kamis, 11 Juli 2019 sore, kemarin. Sejumlah petinggi Unanda mendampingi Rektor pada kesempatan itu, seperti Sekretaris Yayasan To Ciung Luwu Ir Annas Boceng MSi, Ir Madjid Tahir MSi (Pengurus Yayasan To Ciung Luwu), Wakil Rektor 2 Unanda Dr Bakhtiar MM, Dr Irman Halid (dosen Fakultas Perikanan Unanda), dan sejumlah dosen Unanda lainnya.

Yang membuat Rektor bangga, karena untuk menjadi komisioner KPI, bukan perkara mudah. Dibutuhkan kecerdasan yang mumpuni dan integritas tinggi. Namun Aswar yang merupakan bagian dari Unanda, berhasil jadi anggota KPI.

Untuk diketahui, Aswar Hasan merupakan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unanda dua periode yakni periode 1998 – 2002 dan periode 2002-2006. Ia juga menjabat Sekretaris Pengawas Yayasan To Ciung Luwu yang menaungi Unanda periode 2018/2019. Dosen luar biasa Unanda tahun 1998 sampai sekarang. Termasuk salah satu perintis berdirinya Unanda dalam kapasitas sebagai anggota Ikatan Profesi Dosen (IKD) KKL.

Sementara Annas Boceng selaku Sekretaris Yayasan To Ciung Luwu memberi ucapan selamat kepada Aswar Hasan yang terpilih sebagai komisioner KPI pusat. Ia mengharapkan civitas akademik Unanda, juga memacu diri agar bisa mengikuti jejak Aswar Hasan di tingkat nasional.

Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Penasehat PB KKL-Raya, Ir Abdul Madjid Tahir. Ia mengapresiasi dan memberi ucapan selamat kepada Aswar Hasan. ”Ini adalah kebangsaan kita bersama wija to Luwu. Ada lagi putra Tanah Luwu yang berkiprah di tingkat nasional,” ucapnya.

Semoga ada lagi putra-putri Tanah Luwu yang bisa mengikuti jejak Aswar Hasan, Dr Aswanto (Hakim Mahkamah Konstitusi), Prof Mansyur Ramli (Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tahun 2012), berkiprah di lembaga nasional.

Seperti dilansir kemarin, seleksi anggota Komisioner KPI 2019-2022 digelar usai uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test), selanjutnya digelar pemilihan dengan cara voting di DPR-RI, Aswar Hasan masuk 9 besar peraih suara tertinggi.

Dimana, Nuning Rodiyah (49 suara), Mulyo Hadi Purnomo (49 suara), Aswar Hasan (47 suara), Agung Suprio (44), Yuliandre Darwis (43), Hardly Stefano (42), Irsal Ambia (41), Mimah Susanti (33), dan Mohammad Reza (29). (ikh) (Palopo Pos)