PENGENALAN SOFT SKILL BAGI MAHASISWA BARU (GEN-Z) PERIKANAN UNANDA

Mahasiswa baru Angkatan 2020 merupakan salah satu generasi millennial (Gen-Z). Mereka adalah cikal bakal (kandidat) nahkoda dalam perubahan zaman saat ini. Mereka yang berada pada usia produktif ini mendominasi dalam berbagai bidang kehidupan. Persaingan antara generasi millennial pun tidak bisa dihindarkan. Sebagai salah satunya mereka harus mampu bersaing dan bertahan.

Apa sih yang dibutuhkan oleh generasi millennial saat ini? Selain hard skills atau ilmu yang didapatkan secara formal, generasi millennial (Gen-Z) juga harus memiliki soft skills yang tidak diajarkan di secara khusus di bangku kuliah. Dalam dunia kerja, soft skills justru lebih banyak membantu untuk berkembang. Soft skills yang dimiliki akan menjadi pondasi kuat untuk membangun etos kerja generasi millennial (Gen-Z) nanti. Demikian pengantar materi yang disampaikan oleh Dr.Ir. Irman Halid, ST., M.Si. (mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan) pada sesi materi Soft Skill kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Perikanan (HIMARIN) Unanda, Sabtu, 23 Januari 2021.

Sebagaimana dikutip dari Millionaire Mind (Thomas J. Stanley, 2012), Irman Halid yang juga adalah mantan Ketua LP2M dan mantan Wakil Rektor Bidang Akademik mentrasformasi dan mengelaborasi 10 faktor yang berpengaruh pada kesuksesan seseorang yaitu: (1) kejujuran, (2) kedisiplinan yang tinggi, (3) mudah bergaul, (4) dukungan pendamping, (5) kerja keras, (6) kecintaan pada pekerjaannya, (7) kepemimpinan yang kuat, (8) kepribadian kompetitif, (9) hidup teratur serta (10) kemampuan menjual ide.

Faktor-faktor yang berkontribusi atas kesuksesan seseorang tersebut selanjutnya dilengkapi dengan 10 soft skill kata mantan Dekan Perikanan Unanda periode kedua ini yaitu: (1) skill memecahkan masalah yang kompleks, (2) berpikir kritis, (3) kreatif, (4) manajemen kelompok yang baik, (5) mampu bekerjasama dengan orang lain, (6) kecerdasan emosional, (7) mampu menilai dan mengambil keputusan yang baik, (8) berorientasi terhadap pelayanan, (9) bernegosiasi dan (10) fleksibilitas kognitif. Penyajian materi diselingi dengan outbound ringan membuat suasana dan antusiasme peserta dan panitia terlihat begitu “hangat” dengan materi soft skill ini.