Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemendikbud, Pembicara Pertama pada Simposium Internasional Unanda

Prof. Dr. Heri Hermansyah

Perhelatan kegiatan International Symposium on Engineering and Technology in Disaster Mitigation (ISETiD) secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Andi Djemma, Dr. Marsus Suti pada tanggal 7 April kemarin. Acaranya Simposium ini dilakukan secara daring dan juga disiarkan langsung melalui channel Youtube.

“Simposium ini merupakan salah satu bentuk concern Unanda terhadap penelitian dan pengabdian masyarakat juga sebagai bentuk pengaplikasian tri dharma perguruan tinggi. Saya mengucapkan terimakasih yang sbesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, Pemda Luwu Timur, para participant, presenter dan keynote speakers”, ucap rector dalam sambutannya.

Adapun yang menjadi pembicara pertama dalam symposium ini adalah Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Heri Hermansyah. Dalam pembahasannya, plt Direktur Simlitabmas Ristekbrin yang juga akademisi Universitas Indonesia ini menjelaskan banyak hal. Salah satunya adalah bagaimana mekanisme untuk mengajukan HKI dan paten dan insentif yang dikeluarkan pemerintah.

Sementara itu Prof. Ismail Wekke selaku scientific committee menerangkan bahwa smua paper yang masuk pada kegiatan ini akan diajukan ke IOP dan WoS.

“sebanyak 107 judul paper yang kami terima dari panitia kemudian akan direview dan diajukan untuk dipublikasikan. Kita berharap semua paper dapat terpublikasi dan berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan”, tambahnya.

ISETiD 2021 merupakan simposium internasional pertama yang dilaksanakan di Unanda, yang mengambil tema tentang Mitigasi Bencana. Simposium ini menghadirkan berbagai pembicara internasional, antara lain dari Tohoku University, UKM Malaysia, University of North Texas, Chulalongkom University Thailand, Universitas Indonesia, American University Cairo, University of Brunei Darussalam, dan berbagai kampus dari negara lain. Selain itu, simposium ini juga menghadirkan Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara, sebagai keynote speaker untuk memaparkan strategi mitigasi bencana banjir bandang di Masamba yang terjadi dipenghujung tahun 2019 lalu.