Orang Mata’geng Gampang Kena Stroke

BATUPASI — Ketua Yayasan To Ciung (Unanda), Prof Dr Baharuddin Mappangaja MSc menitip pesan kepada seluruh civitas akademik Universitas Andi Djemma agar selalu melakukan inovasi dengan memperbanyak penelitian, dan selalu berpikir positif untuk kemajuan kampus.

”Kenapa saya mengajak untuk selalu berpikir positif. Karena orang-orang yang berpikir positif terlihat lebih maju ketimbang mereka selalu berpikir negatif. Dan hasil penelitian juga menyimpulkan, 80 persen orang mata’geng (ngotot berdebat) terkena stroke. Jadi kalau mau sehat, selalulah berpikir positif, selalu bersyukur dengan mengucapkan alhamdulillah,” terang Prof Baharuddin dalam sambutan singkatnya pada pelantikan dekan fakultas lingkup Unanda masa amanah 2018-2022 di Gedung Rektorat Unanda, Jl. Samiun, Jumat, 30 November 2018 kemarin.

Empat dekan fakultas lingkup Unanda yang dilantik yakni, Muh Yusuf Idris SP MP tetap menjabat Dekan Fakultas Pertanian. Dr Henny Tribuana CP ST MSi juga tetap menjabat Dekan Fakultas Perikanan.

Nurjannah SE MSi sebagai Dekan Fakultas Ekonomi menggantikan Rafiqah Assaf SE MSi. Dan Jusmidah ST MT sebagai Dekan Fakultas Teknik menggantikan Rakhmawati Natsir ST MT. Selain itu, Rektor Unanda juga melantik Ratna Rahim S.Fil.I MPdI sebagai Koordinator Mata Kuliah Umum (MKDU) Unanda.

Sementara masih tiga Dekan Fakultas yang belum dilantik yakni Dekan Fakultas Hukum, Dekan Fakultas Sosial Politik (Sospol), dan Dekan Fakultas Kehutanan. Karena masih menunggu kenaikan pangkat lektornya agar memenuhi syarat jabatan Dekan.

Rektor Unanda dalam sambutannya mengungkapkan, pergantian jabatan merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Termasuk organisasi perguruan tinggi Unanda melakukan pergantian pejabat tiap empat tahun.

Mengenai tiga dekan yang belum dilantik karena belum mencapai pangkat lektor, Marsus mengungkapkan bahwa itu hanya persoalan waktu saja. ”Mungkin satu atau dua bulan lagi, kalau pangkat lektor sudah mencapai, kita akan lantik. Paling lama enam bulan,” ungkapnya.

Kepada yang baru saja dilantik, agar dapat melaksanakan tugasnya sebagai dekan dengan penuh tanggung jawab, termasuk tugas mengajar tetap harus dilaksanakan karena itu merupakan kewajiban seorang yang berprofesi sebagai dosen.

Dekan yang dilantik juga segera memilih Wakil Dekan dan Ketua Prodi secepatnya untuk dilantik oleh Rektor. Pilihlah wakil dekan dan Ketua Prodi yang bisa bekerjasama dalam rangka kemajuan kampus Unanda.

Nantinya, Dekan berbagi tugas dengan Wakil Dekan dan Ketua Prodi, sehingga tidak ada tugas yang terbengkalai. Intinya, segala urusan di fakultas agar diselesaikan di tingkat fakultas. Jangan sedikit-sedikit kalau ada masalah, langsung dibawa ke tingkat universitas. Karena Rektor dan para wakil rektor juga memiliki banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan.

”Kecuali kalau masalah sangat berat, dikonsultasikan ke universitas. Dengan harapan, tetap bisa diselesaikan di tingkat fakultas,” terang Rektor. (ikh)(Palopo Pos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *