Palopo, 4 Maret 2026 — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo menjalin silaturahmi dengan Universitas Andi Djemma (UNANDA) guna memperkuat sinergi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di bidang rehabilitasi pada lingkungan pendidikan tinggi. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Rektorat UNANDA, Rabu, 4 Maret 2026.

Pihak UNANDA diwakili oleh Wakil Rektor II, Rafiqah Asaff, SE., M.Si. dan Wakil Rektor IV, Dr. Abdul Rahman Nur, SH., MH. Sementara BNN Kota Palopo dihadiri langsung Kepala BNN, AKBP Herman, S.Pd., MH., didampingi staf lintas bidang meliputi dokter umum, perawat, serta perwakilan Bidang Rehabilitasi, Bidang Pemberantasan, dan Bidang Kerjasama.

Tujuan BNN: Wujudkan UNANDA sebagai Kampus BERSINAR

Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Herman, S.Pd., MH., menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan dan kerja sama ini adalah mewujudkan UNANDA sebagai Kampus BERSINAR — akronim dari Bersih Narkoba — sebuah predikat yang diberikan BNN kepada institusi pendidikan yang berhasil membangun ekosistem akademik yang sehat, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, predikat Kampus BERSINAR bukan sekadar label, melainkan cerminan nyata dari komitmen seluruh civitas akademika dalam menjaga lingkungan kampus dari ancaman narkoba. Dengan terbentuknya Satgas P4GN dan ditandatanganinya MOU, UNANDA dinilai telah melangkah pada jalur yang tepat menuju pencapaian predikat tersebut.

Tindak Lanjut: MOU dan Launching Satgas P4GN

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Dr. Abdul Rahman Nur, SH., MH., menyampaikan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan menjadi titik awal yang konkret bagi UNANDA dalam memperkuat komitmennya terhadap lingkungan kampus yang bersih dari narkotika. Sebagai tindak lanjut langsung dari pertemuan ini, UNANDA dan BNN Kota Palopo telah menyepakati dua agenda besar, yakni penandatanganan MOU dan launching resmi Satgas P4GN UNANDA yang akan digelar pada Senin, 9 Maret 2026.

Momentum tersebut sekaligus akan dirangkaikan dengan sosialisasi P4GN pada Kuliah Perdana Mahasiswa UNANDA, menjadikan hari pertama perkuliahan sebagai gerbang awal pembentukan kesadaran mahasiswa baru terhadap bahaya narkotika. Dr. Abdul Rahman Nur berharap langkah ini menjadi fondasi kuat bagi UNANDA dalam perjalanan menuju predikat Kampus BERSINAR.

Komitmen Bersama Wujudkan Kampus Bebas Narkoba

Dr. Abdul Rahman Nur menyatakan komitmen UNANDA menjadikan kampus sebagai zona bebas narkoba, sementara Rafiqah Asaff memastikan kesiapan penuh dari sisi perencanaan dan administrasi universitas. Kehadiran unsur medis BNN juga membuka peluang pengembangan layanan konseling dan rehabilitasi berbasis kampus yang bersifat preventif sekaligus kuratif bagi seluruh civitas akademika UNANDA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *