Masjid Nurul Aliim, Kampus Universitas Andi Djemma (UNANDA), menjadi tempat ceramah Subuh yang penuh makna pada Kamis, 5 Maret 2026. Mengusung tema bahaya narkoba bagi generasi muda, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Suparman, dosen Fakultas Hukum UNANDA, di hadapan mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar kampus.

Suasana Khidmat, Jamaah Antusias

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Jamaah tampak antusias mengikuti setiap pesan yang disampaikan, mencerminkan tingginya kesadaran sivitas akademika UNANDA terhadap ancaman narkoba di kalangan mahasiswa.

Narkoba, Ancaman Nyata bagi Calon Pemimpin Bangsa

Ustadz Suparman menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan mahasiswa selaku calon pemimpin bangsa. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berpotensi menghancurkan kehidupan keluarga, masyarakat, bahkan negara.

“Narkoba merusak akal sehat, melemahkan moral, dan dapat menyeret seseorang ke dalam tindak kriminal. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan melawan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Peredaran Narkoba di Kampus Tidak Bisa Dianggap Remeh

Ia menyoroti maraknya peredaran narkoba di lingkungan kampus sebagai fenomena serius. Mahasiswa perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba agar tidak mudah terpengaruh tekanan lingkungan. Kesadaran diri, tegasnya, adalah senjata utama melawan godaan narkoba.

Perspektif Agama: Menjaga Akal adalah Kewajiban

Dari sisi keagamaan, segala sesuatu yang merusak akal dan membahayakan diri termasuk perbuatan terlarang dalam Islam. Menjauhi narkoba adalah bagian dari menjaga amanah kehidupan. Ia mengutip prinsip hifzul aql — menjaga akal — sebagai salah satu dari lima tujuan utama syariat yang wajib dijaga setiap Muslim.

Spiritualitas sebagai Benteng dari Pengaruh Negatif

Ustadz Suparman mengajak mahasiswa memperkuat nilai spiritual melalui salat berjamaah, kajian Subuh, dan kegiatan positif di kampus. Lingkungan yang religius dan sehat, menurutnya, menjadi benteng kuat bagi generasi muda. Mahasiswa yang berpegang teguh secara spiritual akan lebih mampu menolak segala bentuk penyimpangan.

Sinergi Kampus untuk Ekosistem Pendidikan yang Bermoral

Ia mendorong kampus untuk konsisten menghadirkan program pembinaan karakter dan keagamaan. Sinergi antara akademisi, lembaga kemahasiswaan, dan unsur keagamaan dinilai kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang cerdas sekaligus kokoh secara moral.

UNANDA Berkomitmen Wujudkan Kampus Bebas Narkoba

Ceramah Subuh ini bagian dari program rutin masjid dan civitas akademika UNANDA untuk mewujudkan kampus sehat, religius, dan bebas narkoba. UNANDA berkomitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus berintegritas tinggi sebagai fondasi kepemimpinan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *