PALOPO – Dr. Henny Tribuana Cinnawara, ST, dosen Universitas Andi Djemma (UNANDA) Palopo sekaligus Ketua Program Studi Magister Perikanan, memaparkan hasil penelitian hilirisasi “Model Geospasial Presisi untuk Estimasi Produksi Budidaya Rumput Laut” dalam kegiatan Demo Metode dan Pemaparan Kajian Produksi Budidaya Rumput Laut di Tambak dan di Laut Kota Palopo. Kegiatan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palopo ini berlangsung di Aula Ratona Kantor Wali Kota Palopo, Senin (28/9/2026).
Dr. Henny merupakan anggota tim peneliti dari UNANDA dalam riset yang dilaksanakan bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) dan bermitra dengan Bapperida Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan meningkatkan produk komunitas rumput laut yang dikembangkan pemerintah daerah.
Estimasi Produksi Berbasis Data Spasial
Dalam paparannya, Dr. Henny menjelaskan bahwa model geospasial presisi dikembangkan agar estimasi produksi rumput laut tidak lagi bergantung pada perkiraan semata, tetapi didukung data spasial yang terukur.
“Melalui model ini, kita dapat melihat potensi lahan budidaya, baik di tambak maupun di laut, secara lebih akurat. Harapannya, pemerintah daerah dan para pelaku usaha memiliki dasar data yang kuat dalam merencanakan produksi rumput laut di Palopo,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil kajian ini merupakan buah kerja sama tim peneliti, mahasiswa surveyor, dan Pemerintah Kota Palopo. Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut agar hasil penelitian benar-benar dimanfaatkan masyarakat pembudidaya.
Keterlibatan akademisi UNANDA dalam tim ini memperlihatkan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan riset yang berdampak bagi daerah.
Dekan Perikanan UNANDA Hadir Mewakili Rektor
Rektor UNANDA diwakili oleh Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Jurniati, S.Pi., M.P., bersama jajarannya. Kehadiran unsur pimpinan fakultas menunjukkan dukungan UNANDA terhadap penelitian yang beririsan langsung dengan bidang perikanan, sekaligus terhadap keterlibatan dosennya dalam tim peneliti.
Dr. Jurniati berharap hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan secara nyata oleh pemerintah daerah dan pembudidaya rumput laut di Palopo. Ia juga berharap kerja sama antara UNANDA, Unhas, dan Pemerintah Kota Palopo terus berlanjut, termasuk dalam penelitian lanjutan, pendampingan pembudidaya, dan pelibatan mahasiswa.

“Kami berharap hasil kajian ini tidak berhenti sebagai laporan penelitian, tetapi benar-benar menjadi acuan bagi pengembangan budidaya rumput laut di Kota Palopo. UNANDA siap mendukung melalui kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya mewakili Rektor UNANDA.
Pemerintah dan Pelaku Usaha Turut Diundang
Kegiatan ini juga mengundang Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo, kepala dinas terkait, para camat dan lurah, Katimker Penyuluh Perikanan dan Kelautan, serta para pelaku usaha rumput laut di Kota Palopo.
Harapan bagi Rumput Laut Palopo
Melalui diseminasi ini, hasil penelitian diharapkan menjadi dasar perencanaan budidaya rumput laut yang lebih terukur, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.
