PALOPO – Suasana di salah satu sudut ruang latihan kampus Universitas Andi Djemma (UNANDA) belakangan ini terasa berbeda. Suara petikan musik, vokal yang meliuk indah, hingga riuh diskusi konsep puisi terdengar hingga larut malam. Di sana, sekelompok mahasiswa sedang melipatgandakan keringat. Mereka adalah delegasi kebanggaan UNANDA yang tengah bersiap menatap ajang bergengsi, Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) di Makassar.

Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda Tana Luwu untuk bersaing di tingkat Sulawesi Selatan. Meski membawa tekanan tersendiri, dukungan nyata dari jajaran rektorat sukses mematahkan kecemasan para mahasiswa, sejalan dengan visi mewujudkan UNANDA kampus berprestasi di berbagai bidang.

Eki puspita, salah satu mahasiswa perwakilan cabang lomba menyanyi pop, mengaku sempat didera rasa cemas. Berkompetisi di Makassar membawa tekanan mental tersendiri. Namun, kecemasan itu perlahan menguap saat jajaran pimpinan rektorat dan dosen turun langsung ke ruang latihan bukan untuk menginspeksi, melainkan membawa dukungan moral, fasilitas, dan motivasi.

“Awalnya kami takut, apakah kami bisa bersaing di Makassar? Tapi melihat bagaimana kampus memfasilitasi kebutuhan latihan kami, mendatangkan mentor, bahkan Pak Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Prestasi dan Pembinaan Karier Universitas Andi Djemma, Dr. Ir. Hasbi, ST., M.SP., IPU., ASEAN Eng., sendiri menyempatkan hadir memberi semangat, rasa takut itu berubah jadi energi. Kami merasa tidak berjalan sendiri ke medan laga,” ungkap Eki dengan mata berbinar.

Bagi UNANDA, dukungan ini adalah bentuk komitmen pengembangan karakter. Dr. Ir. Hasbi menegaskan bahwa kampus bukan sekadar tempat transfer ilmu teori, melainkan laboratorium untuk mengasah minat dan bakat.

“Peksimida adalah etalase kreativitas. Tugas kampus adalah memfasilitasi, memastikan mental delegasi tangguh, dan meyakinkan bahwa seluruh civitas akademika UNANDA berdiri kokoh di belakang mereka,” tegas beliau.

Berbekal persiapan matang serta dukungan moril dan materiil dari rektorat, delegasi UNANDA kini siap berangkat ke Makassar dengan kepala tegak. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, melainkan nama besar Universitas Andi Djemma dan kebanggaan kultural Tana Luwu di panggung seni tertinggi Sulawesi Selatan.

Penulis : Herman Saputra

Editor : Tim Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *