UNANDA – Kelompok dosen dari Universitas Andi Djemma baru-baru ini melaksanakan program Pengabdian Masyarakat di Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara.

Program tersebut bertajuk “Penerapan Teknologi Material Komposit (Fiberglass) sebagai Bahan Penguat Perahu Nelayan di Dusun Lamiko-miko, Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara.”

Kegiatan ini dikoordinasi oleh Prof. Dr. Ir. Irman Halid, S.T., M.Si., dengan anggota tim antara lain Dr. Ir. Budiawan Sulaeman, S.T., M.T., IPM., serta Dr. (cand) Nasruddin Djunaedi, S.E., M.M. Peserta kegiatan ini meliputi empat mahasiswa peserta program MBKM dan Kelompok Nelayan Lanipa Jaya dari Desa Waelawi.

Prof. Dr. Ir. Irman Halid, S.T., M.Si., sebagai koordinator tim, menjelaskan bahwa Kelompok Nelayan Lanipa Jaya merupakan kelompok nelayan yang berdomisili di Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara.

Kelompok Nelayan Lanipa Jaya ini sehari-hari berprofesi sebagai nelayan yang menangkap ikan serta mengangkut hasil tambak berupa rumput laut menggunakan kapal motor jenis “katinting”. Program pengabdian masyarakat ini fokus pada dua kegiatan utama: (1) penyuluhan dan pelatihan penerapan teknologi material komposit (fiberglass) pada perahu nelayan, dan (2) pelatihan manajemen kelompok nelayan.

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam penggunaan kapal motor “katinting” adalah masalah perawatan dan ketahanannya. Kapal yang terbuat dari kayu ini rentan terhadap pelapukan dan serangan organisme perusak kayu (biofouling). Nelayan biasanya hanya melakukan perawatan seadanya dengan membersihkan organisme perusak setiap enam bulan sekali, yang berdampak pada umur pemakaian kapal yang lebih pendek.

Untuk mengatasi masalah ini, kelompok dosen dari Universitas Andi Djemma, dengan koordinasi dari Prof. Dr. Ir. Irman Halid, S.T., M.Si., melaksanakan pelatihan penerapan teknologi material komposit (fiberglass) kepada Kelompok Nelayan Lanipa Jaya, dengan dukungan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2024. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperpanjang masa penggunaan perahu motor “katinting” untuk meningkatkan keberlanjutannya. Diharapkan, program ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat, khususnya Kelompok Nelayan Lanipa Jaya.

Hasil dari kegiatan ini meliputi: (1) peningkatan kemampuan anggota kelompok nelayan dalam memahami dan mengaplikasikan proses pencampuran antara Polyester Resin, Katalis, Talk, dan pigmen, (2) penerapan pelapisan perahu motor (katinting) dengan serat fiber dan chopped strand mat pada dinding luar dan dalam, serta (3) dari aspek manajemen kelompok, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan manajemen usaha dan aspek pemasaran yang dapat mendukung keberlanjutan Kelompok Nelayan Lanipa Jaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *