Palopo – Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Andi Djemma (Unanda) menggelar kuliah umum bertema “Data Fusion pada Kegiatan Survei Topografi: Integrasi Alat Ukur Total Station, RTK GNSS, dan UAV untuk Mempersingkat Waktu dan Meningkatkan Akurasi Pengukuran”. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Auditorium Sakotae, Kota Palopo, dan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama bersama Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).
Hadirkan Akademisi dan Praktisi Survei Pemetaan dari PNUP
Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Ir. Fadly Arirja Gani, S.T., M.T. sebagai narasumber utama. Beliau adalah akademisi pada Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) sekaligus praktisi survei dan pemetaan, sistem informasi geografis (SIG), dan Building Information Modeling (BIM). Latar belakang akademik dan praktik lapangan tersebut membuat materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua Prodi Berharap Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
Kegiatan diawali registrasi peserta, pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Ketua Program Studi Teknik Sipil, Sudirman, S.T., M.T., kemudian menyampaikan sambutan dan pengantar kegiatan.
“Kami berharap kuliah umum ini membuka wawasan mahasiswa tentang teknologi survei yang digunakan di lapangan, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Kaprodi Teknik Sipil
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan kualitas pembelajaran di Program Studi Teknik Sipil.
Dekan Fakultas Teknik Dorong Penguatan Kompetensi dan Kerja Sama
Dekan Fakultas Teknik, Indrajaya, S.T., M.Si., memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.
“Perkembangan teknologi pengukuran sangat cepat. Mahasiswa perlu mengenal dan menguasainya agar kompetensi mereka sejalan dengan kebutuhan industri,” kata Dekan Fakultas Teknik.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan akademisi dan praktisi dari luar kampus penting untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Unanda dan PNUP Teken MOA Kerja Sama Teknik Sipil
Usai sambutan, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) antara Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), yang diwakili oleh [nama dan jabatan penandatangan PNUP], dan Fakultas Teknik Unanda, yang diwakili oleh pimpinan fakultas. Kerja sama ini diharapkan dapat [tujuan kerja sama, misalnya pertukaran dosen dan narasumber, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, atau peningkatan kompetensi mahasiswa]. Penandatanganan ditutup dengan sesi foto bersama.
Drone, RTK GNSS, dan Total Station: Konsep Data Fusion
Dalam pemaparannya, Fadly Arirja Gani membahas konsep data fusion dalam survei topografi, yaitu penggabungan data dari beberapa alat ukur sekaligus. Tiga teknologi yang dibahas adalah:
- Total Station, alat ukur sudut dan jarak yang dikenal presisi untuk pengukuran detail.
- RTK GNSS, teknologi penentuan posisi berbasis satelit dengan koreksi waktu nyata.
- UAV (drone), wahana udara untuk pemetaan area luas secara cepat.
“Tidak ada satu alat yang sempurna untuk semua kondisi. Dengan menggabungkan Total Station, RTK GNSS, dan UAV, kita bisa memperoleh data yang lebih cepat dan lebih akurat,” jelas Fadly.
Integrasi ketiganya dinilai mampu mempersingkat waktu pengukuran sekaligus meningkatkan akurasi hasil survei.
Antusiasme Peserta dalam Sesi Tanya Jawab
Sesi diskusi yang dipandu moderator berlangsung interaktif. Peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan undangan lainnya, aktif mengajukan pertanyaan seputar penerapan teknologi survei di lapangan.
Penutup: Penyerahan Cinderamata dan Harapan ke Depan
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator, penyerahan cinderamata/sertifikat kepada narasumber, dan foto bersama. Melalui kuliah umum dan kerja sama ini, Program Studi Teknik Sipil Unanda berharap mahasiswa memperoleh wawasan terkini tentang teknologi survei dan pemetaan yang relevan dengan dunia kerja.
