Berbagi Pengalaman, Tips, dan Penguatan Gagasan Riset Kompetitif

Lembaga Penelitian, Inovasi dan Hilirisasi (LPIH) Universitas Andi Djemma dengan bangga menyelenggarakan kegiatan Webinar Bincang Proposal RIIM 2026 yang mengangkat tema “Berbagi Pengalaman, Tips, dan Penguatan Gagasan Riset Kompetitif”. Webinar ini diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti dalam penyusunan proposal penelitian RIIM yang kompetitif, inovatif, dan berkualitas tinggi. Rabu, 13 Mei 2026 (via Zoom).

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang menjadi arah kebijakan riset nasional, sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Andi Djemma dalam mendorong ekosistem penelitian yang produktif dan berdampak bagi masyarakat luas.

Rektor Universitas Andi Djemma, Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Webinar Bincang Proposal RIIM 2026. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari upaya institusi dalam membangun ekosistem riset yang kuat dan berdaya saing di tingkat nasional.

“Riset kompetitif bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan bangsa. Saya mendorong seluruh dosen dan peneliti untuk memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya guna memperkuat gagasan riset masing-masing.”
— Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si.  |  Rektor Universitas Andi Djemma

Rektor juga berharap kegiatan ini dapat melahirkan proposal-proposal unggulan yang lolos seleksi RIIM 2026 dan membawa nama baik Universitas Andi Djemma di kancah penelitian nasional.

Ketua Lembaga Penelitian, Inovasi dan Hilirisasi (LPIH) Universitas Andi Djemma, Prof. Dr. Ir. Irman Halid, S.T., M.Si., dalam pengantarnya menjelaskan bahwa Webinar Bincang Proposal RIIM 2026 dirancang sebagai ruang terbuka bagi para dosen dan peneliti untuk saling berbagi pengalaman, strategi, dan wawasan dalam menyusun proposal riset yang kompetitif dan inovatif.

“LPIH Universitas Andi Djemma berkomitmen untuk terus hadir sebagai fasilitator yang menghubungkan para peneliti dengan sumber-sumber pendanaan riset nasional. Skema RIIM 2026 adalah peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh sivitas akademika.”
— Prof. Dr. Ir. Irman Halid, S.T., M.Si.  |  Ketua LPIH Universitas Andi Djemma

Beliau juga menekankan bahwa melalui webinar ini para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam serta kepercayaan diri dalam menyusun dan mengajukan proposal penelitian mereka.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber utama yang berpengalaman di bidang riset dan inovasi nasional:

1. Dr. Fitrawan Umar, S.T., M.Sc.
Peneliti Pusat Riset Kesejahteraan Sosial, Desa, dan Konektivitas — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

2. Dr. Ir. Amiruddin Akbar Fisu, S.T., M.T.

Peneliti Fakultas Teknik — Universitas Andi Djemma

Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi

Webinar ini mendapat sambutan antusias dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Berikut institusi yang turut hadir sebagai peserta:

1. Universitas Andi Djemma
2. Universitas Patompo
3. Universitas Muslim Maros
4. Universitas Muslim Indonesia
5. Universitas Ichsan Sidenreng Rappang
6. Universitas Pancasakti Makassar
7. Universitas Sawerigading
8. Universitas Sulawesi Tenggara
9. UIN Alauddin Makassar
10. UIN Palopo
11. Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna
12. Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
13. Itkes Muhammadiyah Sidrap
14. ITKESMU Sidrap
15. STIKes Kamus Arunika
16. STIKes Kamus Arunika Palopo
17. STIK Makassar
18. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
19. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kamus Arunika
20. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univ. Andi Djemma

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan bebas biaya pendaftaran, serta menyediakan e-sertifikat gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Dengan terselenggaranya webinar ini, LPIH Universitas Andi Djemma berharap dapat mendorong lahirnya proposal-proposal riset berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional dalam skema pendanaan RIIM 2026, sekaligus memperkuat budaya riset yang kolaboratif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *