Humas Unanda – Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Andi Djemma (Unanda) menggelar kegiatan organisasi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kapasitas diri. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong regenerasi kepemimpinan mahasiswa. Organisasi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan potensi.
Dorong Mahasiswa Aktif dalam Organisasi
Rangkaian kegiatan diawali oleh pembukaan dari Master of Ceremony (MC). Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan laporan panitia. Selanjutnya, Ketua Demisioner menyampaikan sambutan. Kegiatan juga diisi dengan arahan dari Ketua Program Studi Teknik Pertambangan.
Dalam arahannya, Ketua Program Studi mengajak mahasiswa lebih aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan organisasi sesuai aturan. Proses organisasi perlu berlangsung secara tertib dan demokratis. Karena itu, setiap mahasiswa diharapkan mampu menjaga komunikasi dan kondusivitas selama menjalankan kegiatan.
Organisasi Jadi Ruang Pengembangan Diri
Wakil Dekan Fakultas Teknik, Andi Fathussalam, ST., MT., memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam pengembangan diri.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Himpunan mahasiswa harus menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan menempa diri,” ujarnya.
Menurut Andi Fathussalam, mahasiswa dapat mengembangkan banyak kemampuan melalui organisasi. Di antaranya adalah kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab.
Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas. Mereka juga mendapatkan pengalaman dalam mengelola kegiatan dan bekerja bersama tim.
Bentuk Karakter dan Kepemimpinan Mahasiswa
Sementara itu, Wakil Rektor III Unanda yang diwakili Kepala Pusat Pembinaan Karakter dan Konseling Mahasiswa, Suparman M., S.Pd.I., M.Pd.I., M.H., turut memberikan arahan.
Ia mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti organisasi. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
“Mahasiswa harus aktif berorganisasi karena melalui organisasi kita dapat menempa diri dengan berbagai pengalaman. Jadikan organisasi sebagai ruang untuk belajar, membangun kepemimpinan, dan mengembangkan potensi diri,” ungkapnya.
Selain aktif berorganisasi, mahasiswa tetap perlu menjaga prestasi akademik. Keduanya harus berjalan secara seimbang agar mahasiswa memiliki kompetensi yang lebih lengkap.
Lebih jauh, mahasiswa juga perlu membangun integritas dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai Ke-Unandaan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat.

Bangun Budaya Organisasi yang Sehat
Kegiatan organisasi mahasiswa Teknik Pertambangan Unanda diharapkan dapat memperkuat soliditas mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang sehat dan produktif.
Untuk itu, proses organisasi perlu mengedepankan musyawarah dan sikap saling menghargai. Mahasiswa juga diharapkan tetap mematuhi aturan serta menjaga suasana kampus yang kondusif.
Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar menghadapi berbagai tantangan. Mereka juga dapat mengasah kemampuan dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan.
Pada akhirnya, aktivitas kemahasiswaan bukan sekadar kegiatan tambahan. Organisasi menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang unggul, adaptif, dan berkarakter.
Dengan pengalaman akademik dan organisasi yang seimbang, mahasiswa Teknik Pertambangan Unanda diharapkan mampu menjadi calon pemimpin masa depan. Mereka juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Penulis: Herman Saputra
Foto: Tim Humas
Penyunting: Tim Humas
