Tete Uri, 26-27 Oktober 2024 – Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) kembali hadir di Desa Tete Uri, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Kali ini, tema yang diusung adalah “Pelatihan Penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pengering Biji Kakao Berbasis Solar Portable.”

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan kunjungan ketiga dalam rangkaian program Kosabangsa 2024. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi petani kakao dalam proses pengeringan biji kakao.

Kolaborasi Universitas dalam Pengembangan Teknologi

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Ir. Sukriming Sapareng, SP., MP., IPM, Ketua Tim Pelaksana dari Universitas Andi Djemma (Unanda). Selain itu, Tim PT Pendamping dari Universitas Negeri Makassar (UNM) turut serta dalam kegiatan ini.

Kepala Desa Tete Uri, Bpk. Tamrin, SH, menyampaikan apresiasinya atas perhatian tim Kosabangsa terhadap kesejahteraan petani. Menurutnya, teknologi pengering solar portable ini sangat membantu petani dalam meningkatkan kualitas biji kakao, terutama saat musim hujan.

Hari Pertama: Pengenalan Teknologi Pengering Solar Portable

Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan teknologi pengering biji kakao berbasis solar portable. Teknologi ini dirancang untuk:

Selain itu, sesi ini diakhiri dengan tanya jawab interaktif yang memungkinkan peserta memahami cara penggunaan dan perawatan alat secara lebih mendalam.

Hari Kedua: Praktik Langsung di Lapangan

Pada hari kedua, para petani melakukan praktik langsung di kebun kakao mereka. Mereka diajarkan cara:

Menurut salah satu peserta dari Kelompok Tani Ponjing Sabbara, praktik ini sangat membantu mereka memahami cara kerja alat, terutama saat menghadapi musim hujan.

Dampak Pelatihan bagi Petani Kakao

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petani dapat:

Ketua Kelompok Tani Bunga Coklat, H. Mustamin, berharap agar pelatihan seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Kesimpulan: Pengabdian Tanpa Batas untuk Petani Kakao

Program Kosabangsa berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam mengimplementasikan inovasi ini. Ketua Tim Pendamping dari UNM, Putri Ida Sunaryathy Samad, S.T., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut untuk mendukung petani kakao di Tete Uri.

Dengan semangat “Pengabdian Tanpa Batas”, program Kosabangsa 2024 diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya petani kakao di Desa Tete Uri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *