Pada Kamis, 21 November 2024, berlangsung rapat di Aula Hotel D’Anaya Bogor membahas pengusulan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Andi Djemma (UNANDA) seluas ±500 hektare di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sebagai kawasan hutan pendidikan dan penelitian. Rapat dipimpin oleh Koordinator Pokja Alokasi Pemanfaatan SDH dan Perhutanan Sosial, Surya Tedi Apriadi, S.Hut., M.Si., dan dihadiri Kementerian Kehutanan, BP2SDM, serta delegasi Fakultas Kehutanan UNANDA.

Pembahasan Utama

Fokus rapat adalah pengajuan kawasan seluas ±500 hektare di Kelurahan Battang dan Battang Barat. Dekan Fakultas Kehutanan UNANDA, Witno, S.Hut., M.Si., memaparkan pentingnya pemanfaatan hutan tersebut bagi pengembangan akademik dan penelitian lingkungan.

Diskusi menyoroti kebutuhan melengkapi administrasi perizinan, peninjauan ulang peta IAPS dan PPTPKH, serta masukan Tim BP2SDM dan PKTL terkait aspek hukum dan teknis. Manfaat KHDTK bagi akademik juga dibahas, antara lain sebagai laboratorium alam, peluang ekowisata edukasi, dan dukungan program MBKM melalui praktik lapangan.

Kesepakatan dan Tindak Lanjut

Rapat menyepakati tiga langkah: revisi dokumen pengusulan sesuai masukan, integrasi rekomendasi peserta, serta koordinasi lanjutan dengan BPKH Wilayah VII Makassar untuk menyelaraskan dokumen dengan kebijakan kehutanan.

Rapat berakhir pukul 12.00 WIB dan ditutup Tim PKTL dengan apresiasi atas kontribusi peserta. Keberadaan KHDTK Palopo diharapkan menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan konservasi lingkungan yang bermanfaat bagi UNANDA dan masyarakat sekitar, melalui sinergi akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *