LUWU– Universitas Andi Djemma (UNANDA) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat. Jajaran pimpinan UNANDA melakukan kunjungan kerja penting ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Luwu. Kunjungan ini dirangkaikan dengan dua agenda utama: penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan sejumlah kepala desa binaan, serta peresmian pintu gerbang Unanda Sport Center Area yang berlokasi di Desa Karang-karangan.

Acara strategis ini mengusung tema besar: “Sebagai wujud implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan“.

Hadirnya jajaran pimpinan Yayasan lengkap menunjukkan keseriusan UNANDA dalam program ini. Dari Yayasan To Ciung Luwu, hadir Ketua Dewan Pembina, Prof. Dr. H. Mansur Ramli, MS.; Anggota Dewan Pembina, Prof. Hatta Patta; Anggota Dewan Pengawas, Drs. H. Baharuddin Solongi, M.Si.; Ketua Yayasan, Prof. Dr. Ir. H. Baharuddin Mappangaja, M.Sc.; Bendahara Yayasan, H. Sibengngareng, DP.; serta Anggota Yayasan, Ir. Andi Idrus, M.Si.

Dari pihak rektorat UNANDA, tampak hadir Rektor UNANDA, Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si., para Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kepala Biro, panitia, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta pemerintah desa setempat dan mahasiswa KKN.

Kepala Desa Karang-karangan, Bapak Asbar Idrus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata mahasiswa KKN UNANDA di desanya.

 

Para mahasiswa dinilai sukses menghasilkan karya inovatif yang solutif terhadap permasalahan lingkungan. Mereka berhasil membuat produk paving block dengan memanfaatkan limbah sampah plastik (seperti popok bayi dan gelas plastik). Produk ini diklaim memiliki ketahanan yang kompetitif dibanding produk pabrikan. Selain inovasi tersebut, mahasiswa KKN juga terlibat aktif dalam aksi lingkungan penanaman mangrove dan berhasil merevitalisasi lapangan sepak bola desa yang sebelumnya kumuh menjadi tertata rapi.

Rektor UNANDA, Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si., memaparkan visi besar universitas dalam sambutannya. Unanda menargetkan untuk memiliki minimal satu desa mitra binaan di setiap kecamatan yang tersebar di wilayah Luwu Raya (Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur).

 

“Ke depan, seluruh fakultas dan program studi akan mengutamakan kegiatannya di desa-desa binaan kita. Tanggung jawab pembinaan akan disesuaikan dengan potensi spesifik desa. Misalnya, daerah pantai akan dibina oleh Fakultas Perikanan, daerah tambang oleh Fakultas Teknik, hingga pusat pemerintahan desa oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,” tegas Rektor.

Beliau juga mendorong agar fasilitas lapangan di Unanda Sport Center terus dihidupkan dengan berbagai aktivitas olahraga demi menunjang kesuksesan dan kesehatan masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Luwu, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Ibu Jumriana, S.Ag., M.M., menyatakan dukungan penuh dan kesiapannya untuk bersinergi dengan UNANDA.

“Kami siap memfasilitasi penempatan mahasiswa KKN di desa yang ditunjuk, sesuai dengan potensinya. Kami juga berharap agar berbagai fasilitas olahraga yang telah direvitalisasi tersebut terus dihidupkan dengan kegiatan rutin, sehingga kelak mampu melahirkan talenta-talenta olahraga berprestasi dari desa,” ungkap Ibu Jumriana.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan kesepakatan (MoA) yang dilakukan oleh Ketua LPMK UNANDA bersama enam kepala wilayah: Kepala Desa Karang-karangan, Lurah Padang Subur, Lurah Padang Sappa, Kepala Desa Tirowali, Kepala Desa Parakeu, dan Kepala Desa Paradu.

Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan pita bersama oleh Kabid Pemdes Pemkab Luwu, Ibu Jumriana dan Rektor UNANDA ,  di depan pintu gerbang utama Unanda Sport Center Area, menandai peresmian fasilitas tersebut secara simbolis.

 

Acara berakhir dengan sesi foto bersama di depan pintu gerbang Unanda Sport Center Area yang telah di resmikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *