Universitas Andi Djemma (Unanda) resmi menjadi salah satu perguruan tinggi mitra Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam Program Beasiswa Berani Cerdas — sebuah program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang kini tercatat sebagai program beasiswa pendidikan tinggi paling masif di kawasan Sulawesi. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) digelar pada Selasa, 24 Maret 2026, di Cafe D’Twins Cafe & Garden, Jalan Sungai Rongkong, Palopo.
Unanda bersama tiga perguruan tinggi lainnya — Universitas Mega Buana Palopo, Universitas Cokroaminoto Palopo, dan STIKES Kamus Arunika — secara resmi bergabung sebagai mitra strategis Pemprov Sulteng. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Drs. Firmanza, birokrat senior yang pernah menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Palopo sekaligus Sekretaris Daerah Kota Palopo, membawa pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pendidikan di wilayah ini. Kehadirannya menegaskan betapa seriusnya komitmen Pemprov Sulteng dalam memperluas jangkauan Program Berani Cerdas ke lebih banyak kampus di Palopo dan sekitarnya.
Unanda: Mitra Strategis untuk SDM Unggul Sulteng
Keikutsertaan Unanda dalam PKS ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis riset dan pengabdian masyarakat. Melalui kerja sama ini, mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang terdaftar di Unanda berkesempatan memperoleh beasiswa dan dukungan akademik penuh dari program prioritas gubernur tersebut.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Sulteng, peningkatan akses pendidikan tinggi berkualitas, sinergi penelitian lintas institusi, serta program pengabdian masyarakat yang saling menguntungkan antara Unanda dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Melalui kerja sama ini, mahasiswa asal Sulteng semakin terfasilitasi, baik dari sisi pembiayaan maupun pendampingan akademik. Kerja sama mencakup peningkatan akses pendidikan tinggi, sinergi penelitian, dan pengabdian masyarakat yang saling menguntungkan, ujar Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si. (Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sulawesi Tengah)”.
Berani Cerdas: Sulawesi Tengah Jauh Melampaui Provinsi Tetangga
Program Berani Cerdas kini semakin menonjolkan keberanian Pemprov Sulteng dalam investasi pendidikan tinggi. Dengan total anggaran mencapai Rp84 miliar dan telah menjangkau 23.569 penerima beasiswa hingga akhir 2025, program ini jauh melampaui komitmen provinsi tetangga Sulawesi Selatan yang hanya menganggarkan Rp25 miliar untuk beasiswa lintas jenjang. Fakta ini memposisikan Sulawesi Tengah sebagai juara beasiswa pendidikan tinggi di kawasan Sulawesi.
Penandatanganan PKS dengan empat kampus di Palopo ini semakin memperluas jaringan perguruan tinggi mitra Pemprov Sulteng, membuka akses bagi ribuan mahasiswa tambahan yang selama ini mungkin terkendala biaya pendidikan. Pemprov Sulteng juga menyatakan keterbukaan untuk terus bermitra dengan perguruan tinggi lain di berbagai daerah guna memaksimalkan dampak program.
Unanda Siap Wujudkan Lulusan Berdaya Saing
Wakil Rektor IV UNANDA (Dr. Abdul Rahman Nur, SH., MH) dalam hal ini mewakili Rektor UNANDA menyambut kerja sama ini dengan penuh komitmen. Kehadiran Unanda sebagai mitra Program Berani Cerdas bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud tanggung jawab institusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah — khususnya Sulawesi Tengah dan kawasan Luwu Raya.

Unanda berkomitmen untuk memantau perkembangan studi mahasiswa penerima beasiswa, mengembangkan program penguatan kompetensi lulusan, serta menjalin kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang semakin erat bersama Pemprov Sulteng. Langkah ini selaras dengan akreditasi dan reputasi Unanda sebagai perguruan tinggi yang didukung oleh Yayasan Tociung Luwu dan mendapat pengakuan dari Diktisaintek Berdampak.
Dengan momentum penandatanganan PKS ini, Unanda semakin memantapkan posisinya sebagai perguruan tinggi pilihan mahasiswa lintas provinsi — terutama bagi putra-putri Sulawesi Tengah yang ingin meraih pendidikan tinggi berkualitas di Kota Palopo tanpa terbebani biaya.
