Ketika Sinema Bertemu Edukasi di Jantung Tana Luwu

Hari yang bersejarah terjadi di Platinum Cineplex Palopo, Selasa (8/7/2025). Lampu-lampu bioskop meredup, layar lebar menyala, dan puluhan mata memandang penuh antusiasme. Bukan film blockbuster Hollywood yang mereka saksikan, melainkan sebuah karya sinematik lokal yang sarat makna – “Sarung Baru untuk Bapak”, sebuah film pendek yang menandai babak baru dalam strategi promosi kampus di Universitas Andi Djemma.

Mimpi Besar Rektor Unanda

Rektor Universitas Andi Djemma (Unanda), Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si tampil dengan visi yang jelas. Di hadapan para undangan terhormat, beliau mengungkapkan tekadnya mengembangkan Unanda menjadi kampus kebanggaan Tana Luwu. Namun, tantangan terbesar bukanlah infrastruktur atau kurikulum, melainkan bagaimana menarik perhatian generasi digital yang kini mendominasi bangku SMA.

“Anak-anak SMA saat ini suka dengan audio-visual,” ujar Rektor Annas dengan penuh keyakinan. “Unanda mencoba masuk melalui tren film sebagaimana yang dilakukan kampus-kampus bereputasi dunia.”

Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Ini adalah pengakuan jujur bahwa dunia pendidikan tinggi harus beradaptasi dengan bahasa generasi Z – bahasa visual, dinamis, dan penuh emosi.

Strategi Brilian untuk Generasi Digital

Kehadiran Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menambah bobot acara peluncuran ini. Setelah menyaksikan film hingga akhir, beliau tak menyembunyikan kekagumannya. “Film ini sempurna karena memadukan kisah inspiratif dengan promosi kampus yang efektif untuk segmen anak-anak usia SMA,” kata Puspa dengan antusias. https://luwuraya.com/read/2025/07/09/puspawati-apresiasi-film-sarung-baru-untuk-bapak-puji-nilai-inspiratifnya/

Film “Sarung Baru untuk Bapak” berhasil menyentuh hati penonton melalui cerita perjuangan keluarga yang mengutamakan pendidikan. Bukan sekadar promosi kampus biasa, namun sebuah narasi yang menginspirasi sekaligus mengedukasi tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dukungan Lintas Sektoral

Momentum peluncuran ini semakin istimewa dengan kehadiran berbagai tokoh penting di wilayah Palopo dan sekitarnya. Kapolres Kota Palopo, Staf Ahli Bidang Hukum & Pemerintahan Kota Palopo, Kadis Kominfo Kota Palopo, Kepala BNN Palopo, hingga Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah Palopo turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif inovatif ini.

Dukungan lintas sektoral ini menunjukkan bahwa upaya Unanda untuk maju bukan hanya tanggung jawab kampus semata, tetapi juga menjadi agenda bersama dalam membangun masa depan pendidikan di Tana Luwu.

Tren Global, Sentuhan Lokal

Apa yang dilakukan Unanda sesungguhnya mengikuti tren global dimana universitas-universitas terkemuka dunia menggunakan konten audiovisual untuk menjangkau calon mahasiswa. Harvard, MIT, dan Stanford telah lama menggunakan video promosi yang menarik untuk membangun brand awareness mereka.

Namun, Unanda memberikan sentuhan lokal yang autentik. “Sarung Baru untuk Bapak” bukan hanya tentang promosi kampus, tetapi juga tentang nilai-nilai kekeluargaan dan perjuangan yang sangat dekat dengan budaya masyarakat Sulawesi Selatan.

Masa Depan yang Lebih Cerah

Inisiatif ini menandai transformasi Unanda dari kampus konvensional menjadi institusi yang progresif dan relevan dengan zamannya. Dengan memahami bahwa generasi Z lebih responsif terhadap konten visual dan storytelling yang menarik, Unanda telah mengambil langkah strategis untuk membangun koneksi emosional dengan calon mahasiswa.

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Ibu Puspawati, “Ini sebuah inisiatif yang perlu didukung bersama-sama agar Unanda ke depan lebih maju.” Dukungan dari berbagai pihak ini memberikan optimisme tinggi bahwa Unanda akan segera menjadi pilihan utama generasi muda Tana Luwu untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka.

Penutup: Ketika Mimpi Menjadi Kenyataan

Peluncuran film “Sarung Baru untuk Bapak” bukan sekadar event promosi biasa. Ini adalah manifestasi dari visi besar untuk menjadikan Unanda sebagai kampus kebanggaan Tana Luwu. Dengan strategi komunikasi yang tepat sasaran dan dukungan dari berbagai pihak, masa depan cerah Unanda tampak semakin nyata di depan mata.

Generasi Z Tana Luwu kini memiliki alasan kuat untuk bangga dengan kampus lokal mereka. Unanda telah membuktikan bahwa inovasi dalam promosi kampus tidak hanya milik universitas besar di kota metropolitan, tetapi juga bisa lahir dari tekad kuat untuk maju di tengah-tengah masyarakat Tana Luwu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *