Luwu Timur – Dalam rangkaian Safari Ramadhan Universitas Andi Djemma 1447 H/2026 M, Ustaz Drs. H. Baharuddin Solongi, M.Si menyampaikan ceramah usai Shalat Subuh di Masjid Babul Khaer, Puncak Indah, Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Masjid Babul Khaer: Ikon Keagamaan Terbesar di Luwu Timur
Masjid Babul Khaer dikenal sebagai masjid terbesar dan termegah di Kabupaten Luwu Timur. Ratusan jamaah hadir dengan antusias menyambut tausyiah bertema “Tujuh Tingkatan Nafsu” yang disampaikan dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.
Mengenal Tujuh Tingkatan Nafsu dalam Perspektif Tasawuf
Ustaz Baharuddin Solongi menguraikan secara sistematis tujuh tingkatan nafsu berdasarkan perspektif tasawuf. Ia menjelaskan bahwa memahami tingkatan nafsu merupakan bagian esensial dari proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa). Tahapan ini dimulai dari nafsu ammarah — nafsu yang cenderung pada keburukan — hingga nafsu muthmainnah, yakni jiwa yang tenang dan dekat dengan Allah SWT.
Ramadhan: Momentum Strategis untuk Pengendalian Nafsu
Menurut Ustaz Baharuddin, bulan Ramadhan adalah waktu paling tepat untuk melakukan muhasabah diri dan meningkatkan kualitas pengendalian nafsu. “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan spiritual untuk naik kelas dalam pengendalian diri dan untuk mendapatkan kasih sayang serta ridho Allah SWT.”
Safari Ramadhan Universitas Andi Djemma: Dakwah dan Sinergi dengan Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Safari Ramadhan Universitas Andi Djemma yang tidak hanya berorientasi pada dakwah, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat di wilayah Luwu Raya. Pengurus dan jamaah Masjid Babul Khaer menyambut hangat kehadiran tim ini.
Harapan: Lahirnya Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berintegritas
Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual Ramadhan semakin menguatkan karakter umat serta mendorong lahirnya generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas — generasi yang menjadi harapan bangsa dan agama.
