Universitas Andi Djemma (Unanda) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 14–15 April 2026, bertempat di Gedung Matano Player, Sorowako. Kegiatan strategis ini menjadi tonggak awal kepemimpinan periode kedua Rektor Unanda, Dr. Ir. H. Annas Boceng, M.Si., dalam membangun cetak biru pengembangan universitas untuk kurun waktu 2026–2029.

Raker dibuka secara resmi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Dr. H. Ramadhan Pirade, SE, MM., mewakili Bupati Luwu Timur. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Luwu Timur dalam mendukung pengembangan Unanda, antara lain melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Luwu Timur, pemberian hibah sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan gedung kampus, serta penyiapan lahan seluas sekitar 200 hektare — di mana 10 hektare di antaranya diperuntukkan bagi pengembangan penelitian pertanian Unanda.

“Unanda adalah bagian dari Pemerintah Daerah Luwu Timur, sehingga menjadi kewajiban kami untuk memberikan perhatian dalam upaya pengembangannya menuju universitas unggul berkarakter,” ujar Pj. Sekda. Ia berharap raker ini menghasilkan program bermutu yang memberi dampak signifikan bagi perubahan Unanda sebagai kampus andalan di Luwu Raya.
Rektor Annas Boceng dalam sambutan pembukaannya menyatakan kesiapannya untuk tancap gas membawa Unanda ke jenjang lebih tinggi. Ia juga mengungkapkan akan melakukan evaluasi tahunan guna memastikan setiap capaian yang ditargetkan benar-benar terwujud.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., turut memberikan apresiasi dan arahan strategis dalam raker ini. Menurutnya, transformasi Unanda harus bertumpu pada dua pilar utama: keunggulan global dan kearifan lokal, dengan kolaborasi strategi yang jelas. Ia juga menekankan pentingnya transformasi digital melalui konsep Smart Campus — mulai dari penguatan akademik, peningkatan layanan mahasiswa, hingga pengelolaan big data berbasis digital. Ia memuji kolaborasi Unanda dengan pemerintah daerah di kawasan Luwu Raya dan PT Vale sebagai langkah yang luar biasa.

Pembina Yayasan Tociung Luwu, Prof. Dr. Mansyur Ramly, menekankan tiga pilar utama untuk mewujudkan universitas unggul: sumber daya manusia yang excellence, kreativitas tinggi, serta jaringan kolaborasi yang kuat. “Kita bisa saja unggul, tapi masih ada yang lebih hebat dari kita — maka kita harus memiliki sesuatu yang lebih excellent dibandingkan orang lain,” tandasnya. Ia juga mendorong Unanda untuk aktif menawarkan program-programnya kepada berbagai mitra, baik pemerintah daerah maupun perusahaan swasta.

Raker yang sarat gagasan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lengkap Unanda, mulai dari Pembina Yayasan, Ketua Yayasan Prof. Dr. H. Baharuddin Mappangaja, M.Sc., Dewan Pengawas, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Program Studi, dosen, hingga staf. Hadir pula perwakilan PT. Vale Indonesia, La Ode Muhamad Ikbal, dan Kepala Politeknik Sorowako.

Dengan semangat yang terbangun selama dua hari raker, seluruh civitas akademika Unanda bertekad menyatukan langkah demi satu tujuan: mewujudkan Universitas Andi Djemma sebagai kampus unggul, berkarakter, dan berakar kuat pada kearifan lokal — siap bersaing di panggung global.

