Universitas Andi Djemma memberikan apresiasi tinggi kepada PT Vale Indonesia (PTVI) atas terselenggaranya kegiatan ekskursi mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan ke area operasi perusahaan di Sorowako. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, sekaligus memberikan pengayaan pengetahuan mahasiswa terkait praktik pertambangan berkelanjutan.
150 Mahasiswa Antusias Ikuti Kegiatan
Ekskursi yang berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2025, diikuti oleh 150 mahasiswa yang antusias mendalami proses penambangan nikel, hilirisasi, dan komitmen keberlanjutan yang dijalankan PTVI. Agenda kegiatan mencakup pemaparan materi tentang best mining practice, pengelolaan lingkungan, serta kunjungan ke nursery area untuk melihat langsung program reklamasi dan revegetasi lahan bekas tambang.

Rektor Unanda, Dr. Ir. H. Annas Boceng, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi universitas untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan industri. “Kami mengapresiasi PT Vale Indonesia yang membuka ruang belajar bagi mahasiswa. Ekskursi ini bukan hanya menambah wawasan teknis, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai keberlanjutan dan integritas dalam industri tambang,” ujarnya.
Pemaparan Best Mining Practice
Dalam sesi diskusi, PTVI memaparkan Best Mining Practice yang menjadi standar operasional perusahaan, meliputi beberapa aspek penting. Pertama, efisiensi operasi tambang yang berkelanjutan dengan penerapan teknologi dan prosedur keselamatan sesuai standar internasional. Kedua, hilirisasi nikel melalui teknologi RKF (Rotary Kiln Furnace) untuk menghasilkan nikel matte sebagai bahan baku stainless steel. Ketiga, komitmen Net Zero Emission 2050 yang diwujudkan melalui pemanfaatan energi terbarukan dari PLTA Larona, Balambano, dan Karebbe, menjadikan PTVI sebagai salah satu pelaku industri dengan jejak karbon terendah di Indonesia.
Mahasiswa juga mendapatkan insight mendalam tentang integritas eksplorasi dan estimasi sumber daya nikel, termasuk pentingnya transparansi data dan penerapan teknologi geostatistik untuk akurasi cadangan. Selain itu, mereka mempelajari tantangan teknis pengelolaan tambang, mulai dari metode penambangan, pengelolaan air tambang, hingga pengendalian dampak lingkungan.
Diskusi Interaktif Tekankan Pentingnya Integritas
Diskusi berlangsung interaktif dengan pertanyaan pemantik seperti, “Mengapa integritas dalam eksplorasi menjadi kunci keberlanjutan industri tambang?” Pertanyaan ini mendorong mahasiswa untuk memahami bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga etika dan akurasi data dalam pengambilan keputusan.
Harapan Kolaborasi Berkelanjutan
Unanda berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, termasuk program magang, penelitian terapan, dan pengabdian masyarakat. “Sinergi ini akan mencetak talenta lokal yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan sosial, lingkungan, dan teknologi,” tutup Rektor Unanda.
