Universitas Andi Djemma (Unanda) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Pada kesempatan ini, Unanda secara resmi menyerahkan buku tabungan kepada 83 mahasiswa baru penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2025.

Penyerahan buku tabungan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memastikan bantuan pendidikan dapat tersalurkan dengan baik kepada mahasiswa yang berhak. Program KIP Kuliah sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa-siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Wakil Rektor III Universitas Andi Djemma (Dr. Hasbi) menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Melalui program KIP Kuliah, kami terus berupaya membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa batasan ekonomi. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita mereka,” ujarnya.
Sementara itu, pihak LLDIKTI Wilayah IX turut memberikan apresiasi atas komitmen Unanda dalam menjalankan program KIP Kuliah. “Kami mengapresiasi Universitas Andi Djemma yang konsisten mendukung program pemerintah ini. Semoga para mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadi lulusan yang berkontribusi bagi bangsa,” ungkap Kabag Umum LLDIKTI Wilayah IX (Syahruddin, ST.,MT.)
Kehadiran 83 mahasiswa penerima KIP Kuliah 2025 di Unanda diharapkan dapat memperkaya dinamika akademik kampus sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan lagi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.
Dengan adanya program ini, Unanda semakin memantapkan perannya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pemerataan akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

