Universitas Andi Djemma (Unanda) resmi menerima hibah satu unit mobil bus dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada Jumat, 9 Mei 2026 — sebuah langkah strategis yang mempererat sinergi dua institusi pendidikan tinggi bersejarah di Sulawesi Selatan.

Acara penyerahan berlangsung di ruang rapat Unanda

Upacara penyerahan hibah berlangsung di Ruang Rapat Kantin Unanda, dihadiri oleh pimpinan kedua universitas beserta jajaran wakil rektor, pimpinan fakultas, dan Direktur Pascasarjana Unanda. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan dan kerja sama antara UMI dan Unanda yang telah terjalin lama.

Hubungan “ayah dan anak” antara UMI dan Unanda

Dalam sambutannya, Rektor Unanda, Dr. Ir. H. Annas Boceng, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan UMI. Ia menegaskan bahwa ikatan antara kedua institusi bukan sekadar kemitraan biasa.

“Bus ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung mobilitas civitas akademika. Kami berharap sinergi ini terus berkembang ke masa depan”, ujar Dr. Ir. H. Annas Boceng, Rektor Universitas Andi Djemma.

Rektor Unanda menggambarkan relasi kedua kampus bagaikan hubungan ayah dan anak, mengingat pendirian Unanda pada tahun 1995 dipelopori oleh tokoh-tokoh dari UMI Makassar. Akar historis ini menjadi fondasi kuat bagi kerja sama yang terus berkembang hingga saat ini.

Wujud nyata komitmen UMI terhadap pengembangan pendidikan tinggi

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa hibah kendaraan ini merupakan bentuk konkret komitmen UMI dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan memperkuat sinergi antarkampus. Bus tersebut kini resmi menjadi aset operasional Unanda yang akan digunakan untuk mendukung mobilitas sivitas akademika dalam berbagai kegiatan kampus.

Manfaat hibah untuk operasional dan kegiatan kampus

Dr. Ir. H. Annas Boceng menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Universitas Muslim Indonesia. Ia menegaskan bahwa bantuan bus ini akan membawa dampak nyata bagi operasional kampus sehari-hari, mencakup tiga bidang utama:

1. Kegiatan akademik. Mendukung mobilitas mahasiswa dan dosen dalam kegiatan belajar-mengajar serta kunjungan studi.

2. Pengabdian masyarakat. Memudahkan sivitas akademika menjangkau wilayah terpencil dalam program pengabdian.

3. Mobilitas civitas akademika. Menunjang transportasi resmi kampus untuk berbagai keperluan institusional dan kemahasiswaan.

Dihadiri tokoh-tokoh penting yayasan dan akademisi

Acara ini disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh berpengaruh dari lingkungan Yayasan Wakaf UMI, antara lain:

Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, M.Si. selaku Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, serta Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A. sebagai Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI — bersama para pimpinan akademik dari kedua universitas.

Pesan persaudaraan lewat pantun menutup acara

Acara ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar menyampaikan pesan persaudaraan melalui pantun, menekankan bahwa sinergi UMI–Unanda adalah kunci menciptakan kampus berkualitas. Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan hibah dan sesi foto bersama di depan bus yang kini resmi menjadi bagian dari armada operasional Unanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *