Universitas Andi Djemma (UNANDA) mengadakan workshop untuk dosen pendamping dan mahasiswa yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang PKM serta memperkuat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide inovatif yang berpotensi lolos pendanaan.

Workshop yang berlangsung di Aula Sakotae Palopo ini menghadirkan narasumber dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si. yang memiliki pengalaman luas dalam membimbing PKM. Sebagai salah satu perguruan tinggi peringkat tiga nasional dalam pendanaan PKM 2024, Unhas menjadi contoh sukses dalam pelaksanaan program ini.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNANDA, Hasbi, S.T., M.SP., menegaskan pentingnya pendampingan dosen dalam mendukung kreativitas mahasiswa. Ia berharap workshop ini dapat membantu mahasiswa menghasilkan proposal berkualitas yang sesuai dengan standar kompetisi Nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNANDA, Hasbi, S.T., M.SP., menegaskan pentingnya pendampingan dosen dalam mendukung kreativitas mahasiswa. Ia berharap workshop ini dapat membantu mahasiswa menghasilkan proposal berkualitas yang sesuai dengan standar kompetisi nasional.
Selain itu, beliau juga menekankan bahwa PKM bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga wadah untuk menciptakan solusi nyata bagi permasalahan sosial dan ekonomi di masyarakat.
Materi Workshop: Strategi Menyusun Proposal PKM yang Berkualitas
Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tahapan-tahapan dalam penyusunan proposal PKM, mulai dari:
- Pemilihan topik yang relevan
- Metodologi penelitian
- Strategi penyajian yang menarik bagi reviewer
Peserta juga diajak untuk berdiskusi secara langsung dengan narasumber guna memahami tantangan dan peluang dalam dunia penelitian dan pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung sehari penuh dengan sesi ceramah, diskusi interaktif, serta simulasi penyusunan proposal PKM. Peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang strategi memenangkan pendanaan, meningkatkan inovasi, serta mengimplementasikan proyek yang berdampak bagi masyarakat.
Selain itu, workshop ini juga memberikan pelatihan teknis dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan dan teknis bagi proposal yang berhasil memperoleh pendanaan.
Para peserta, baik mahasiswa maupun dosen, sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap agar workshop seperti ini dapat diadakan secara rutin untuk mendukung kesiapan mahasiswa dalam kompetisi nasional.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, mereka mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam proyek yang mereka kembangkan.
Dengan adanya workshop ini, UNANDA menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi inovatif yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Ke depan, diharapkan semakin banyak mahasiswa UNANDA yang berpartisipasi dalam PKM dan meraih prestasi di berbagai kompetisi akademik.
Selain itu, kampus juga berencana untuk memperkuat pendampingan melalui pembentukan tim khusus yang akan memberikan bimbingan berkelanjutan kepada mahasiswa peserta PKM. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah proposal yang lolos seleksi serta menghasilkan proyek-proyek inovatif yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.

